Rabu, 08 April 2015

Teknik Dasar Bola Basket

Ada beberapa teknik dasar dalam olahraga bola basket yakni: passing dan catching,dribbling, shooting, pivot, jump stop,dan rebound. Seorang pemain dalam usia dini atau dari pemula, mereka harus kuat dalam segi teknik dasar. Apabila seorang pelatih tidak memberikan sebuah materi latihan dasar penguatan teknik, maka untuk melakukan sebuah gerakan atau sistem latihan yang lebih rumit pemain tersebut tidak akan bisa mengikuti instruksi dari pelatih.

Maka untuk menambah sedikit wawasan dalam teknik permainan bola basket, dengan ini saya coba memberikan beberapa teknik dasar dalam olahraga bola basket agar menjadi lebih mudah dimengerti dan bisa dipelajari sendiri, diantaranya sebagai berikut:

1. Passing dan Catching
Passing berarti mengoper, sedangkan catching artinya menangkap. Setiap pemula harus belajar mengenai cara mengoper dan menangkap bola dengan temannya. Ingat, kemampuan mengoper dan menangkap harus sama baiknya, tidak boleh hanya mahir sebagian. Dalam passing terdapat beberapa teknik antara lain :


a. Chest pass (operan setinggi dada)
Operan ini dimulai dari memegang bola di depan dada,  kemudian bola dilempar lurus dengan telapak tangan ke arah luar.


b. Bounce pass (operan pantul)
Sama dengan chest pass, bedanya hanya lemparan diarahkan ke lantai, usahakan titik pantulnya berada di 3/4 jarak dari pengoper bola.


c. Overhead pass (operan diatas kepala)
Operan dilakukan dengan kedua tangan berada di atas. Penerima bola juga menangkap dengan posisi tangan di atas.


d. Baseball pass 
Operan ini dilakukan di atas/belakang kepala, bertujuan agar passing melambung dan melewati lawan. Operan jarak jauh yang dilakukan biasanya lebih dari setengah panjang lapangan. Operan ini tidak terlalu akurat namun berguna pada fast break.

e. Behind the back pass
Teknik gerakan behind the back pass merupakan gerakan yang rumit untuk para pemula. Butuh latihan tekun dan berulang-ulang untuk bisa melakukan gerakan ini dengan baik dan benar. Operan ini sekarang sudah menjadi senjata menyerang yang umum. Keunggulan umpan ini yaitu lawan tidak mengetahui sasaran yang ingin dituju.



2. Dribbling (menggiring bola)


Prinsip dalam mengajarkan teknik dribble antara lain:
•    Kontrol pada jari-jari tangan 
•    Mempertahankan tubuh tetap rendah 
•    Kepala tegak 
•    Melatih kedua tangan agar sama-sama memiliki dribble yang bagus 
•    Lindungi bola (protect the ball)

Macam-macam dribble :
a.  Change of pace dribble
b.  Low or control dribble
c.  High or speed dribble
d.  Crossover dribble
e.  Behind the back dribble
f.   Between the legs dribble
g.  Spin dribble



3. Shooting (menembak bola ke arah keranjang)


a.  Set shoot
Tembakan ini jarang dilakukan pada permainan biasa. Karena jika penembak tidak melompat, maka tembakannya akan mudah dihalangi. Umumnya tembakan ini dilakukan saat lemparan bebas atau bila memungkinkan untuk menembak tanpa rintangan (free throw).


b. Lay-up shoot
Lay-up dilakukan di akhir dribble. Pada jarak beberapa langkah dari ring, penggiring bola secara serentak mengangkat tangan dan lutut ke atas ketika melompat ke arah keranjang.


c. Jump shoot
Tembakan ini sering dilakukan saat pemain menyerang tidak bisa mendekati keranjang. Tembakan ini sangat sulit dihalangi karena dilakukan pada titik tertinggi lompatan vertical penembak.


4. Cara berputar (Pivot)


Pivot adalah gerakan memutar badan dengan menggunakan salah satu kaki sebagai poros putaran (setelah kita menerima bola). Ada tiga alternatif gerakan yang bisa dilakukan:
a. Pivot kemudian dribble (membawa bola)
b. Pivot kemudian passing (melempar bola)
c. Pivot kemudian shooting (menembakan bola)



5. Jump stop

Jump stop merupakan sebuah gerak berhenti terkendali dan dengan menggunakan dua kaki. Jump stop bisa digunakan pemain penyerang untuk memantapkan kaki yang akan dipakai untuk pivot (poros), menghindari traveling, dan mempertahankan keseimbangan tubuh dengan baik.



6. Rebound

Hal-hal yang perlu diperhatikan pada saat rebound yaitu make contact, box out, dan jump to the ball. Dalam era basket modern sekarang ini diperlukan gerakan rebound dalam suatu pertandingan. Apabila sebuah tim tidak mempunyai keinginan untuk melakukan defensive rebound maupun offensive rebound, dapat dipastikan tim itu akan kehilangan banyak kesempatan kedua untuk melakukan score pada saat pertandingan.
Demikian artikel ini saya buat semoga bisa membantu para pemain usia dini dan amatir bisa lebih mengenal dan mengetahui teknik-teknik dasar dalam bola basket .

Penting buat para pelatih untuk memberikan sebuah variasi latihan yang baik dan mengena kepada para pemain usia dini dan amatir. Menjadi hal yang sangat penting bagi pemain agar tidak merasakan jenuh karena materi latihan dari pelatih kurang bervariasi.

Teknik Dasar Bermain Softball


Teknik Bermain Softball Yang Benar

a. Cara memegang bola



http://volimaniak.blogspot.com/

b. Cara menangkap dan melempar bola

1. Teknik melempar bola/Throwing

Melempar sama pentingnya dalam mematikan laju lawan dalam permainan softball maupun baseball, baik ketika lawan menjadi batter maupun menjadi runner. Semua gerakan ini memerlukan tingkat koordinasi dan akurasi yang tinggi. Prinsip dari gerakan melempar harus serangkaian gerak yang dipecah menjadi beberapa segmen atau bagian.Atau bisa disebut juga gerak berantai. Dengan memperhatikan gerakan melempar, pertama kali yang dilakukan pemain pada saat melempar yaitu memindahkan berat badannya dari kaki belakang ke kaki depan. Jadi yang bekerja ialah tungkai terlebih dahulu, dilihat dari tumpuannya bagian pangkal atau yang kuat bekerja lebih dahulu. Dari pangkal berturut-turut ke segmen diatasnya terus sampai ke bagian ujung yaitu jari tangan.

Berikut cara melempar bola yaitu biasanya digunakan oleh seorang pitcher ( pelambung bola)

http://volimaniak.blogspot.com/
Cara pitcher melempar bola;
http://volimaniak.blogspot.com/
  1. Berdiri sikap melangkah, bola dipegang di depan badan, pandangan ke arah pemukul.
  2. Tangan yang memegang bola diputar ke atas, ke belakang lalu ke depan. Sebelum tangan
  3. kembali ke sikap awal pada saat tangan kanan di samping badan lepaskan bola ke depan dan
  4. usahakan ketinggian bola di antara lutut dan bahu pemukul. Akhiri gerakan kaki kanan ke depan, berat badan dibawa ke depan.
  5. Bola yang dilemparkan dengan baik, ialah bola yang berada di atas home base di antara lutut dengan bahu si pemukul;
  6. Jika bola dilemparkan dengan baik maupun tidak, umpire mengatakan strike. Apabila bola dilemparkan salah, yaitu tidak berada di atas home base antara lutut dan bahu si pemukul, dinamakan ball, bisa juga disebut strike.
2. Teknik menangkap bola

Seorang pemain softball atau baseball tentu harus dibekali juga teknik atau cara menangkap yang benar, baik hasil pitching, hasil lemparan dari teman satu tim dan dari hasil pukulan baik yang melayang di udara atau deras menyusuri tanah atau bola yang mantul sangat keras. Bola melayang di udara ada beberapa macam apalagi bola tersebut berputar baik yang disengaja atau yang tidak disengaja.Seperti contoh hasil lemparan pitcher yang berpola yang pada dasarnya adalah untuk menyulitkan seorang pemukul (batter), bola yang tidak berpola misalnya hasil dari pukul yang tidak mudah untuk dilihat dari putarannya atau spin-nya.

Hasil lemparan juga sangat tergantung dari teknik melempar dari masingmasing orang, bagaimana ciri khas atau typical-nya. Kesemua jenis bola yang melayang tadi, tentu kita tidak hanya belajar dari lempar tangkap saja tetapi ada gaya yang mempengaruhi sehingga bola tersebut harus di antisipasi dan dikuasai oleh penangkap baik menjadi seorang catcher atau seorang fielder. Bola yang bergerak sangat cepat harus ditangkap tanpa melukai atau menciderai si penangkap ini sama saja dengan gerakan meredam impact. Gerakan menangkap ini adalah seperti gerakan yang memanipulasi objek (bola), gaya yang berupa impact ini besarnya ada yang sedang-sedang saja,

ada yang cukup besar, bahkan ada yang sangat besar untuk ditahan. Oleh karena itu untuk impact yang besar perlu gaya tersebut dikurangi dengan jalan meredam, menghisap atau memecahkannya. Seperti nampak pada gambar dibawah ini :

Menangkap bola biasa digunakan oleh pemaian catcher atau pemain jaga berikut cara-caranya dan pembagian menangkap bola.

Tujuan teknik menangkap bola, yaitu menangkap bola dari teman atau satu tim dalam bermain.

Ada beberapa macam menangkap bola, yakni:
  1. menangkap bola rendah;
  2. menangkap bola lurus;
  3. menangkap bola tinggi.
Cara menangkap bola rendah langkah-langkahnya, adalah:
http://volimaniak.blogspot.com/

  1. menghadap ke arah datangnya bola kedua kaki sedikit dirapatkan; 
  2. badan dibungkukkan ke depan;
  3. kedua telapak tangan menghadap ke bola membentuk mangkuk.
Cara menangkap bola lurus langkah-langkahnya, adalah:
  1. menghadap ke arah bola datang kedua kaki dibuka selebar bahu dan lutut agak ditekuk;
    http://volimaniak.blogspot.com/
  2. posisi badan agak condong ke depan kedua tangan dicondongkan lurus ke depan;
  3. kedua telapak tangan menghadap ke arah bola membentuk mangkuk;
  4. gerakan diarahkan pada bola yang datang;
  5. usahakan masuk di antara dua tapak tangan tutup dengan jari-jari dan tarik ke arah dada untuk meredam kecepatan bola.

c. Teknik memukul bola


http://volimaniak.blogspot.com/
  1. Berdiri menyamping ke arah pitcher.
  2. Memukul bola yang dilemparkan.
  3. Fokuskan keterampilan gerakan memegang stick (tongkat), ayunan lengan, dan pandangan fokus terhadap bola.

d. Teknik sliding
http://volimaniak.blogspot.com/
Adalah gerakan meluncur dengan menjatuhkan badan guna menghindarai ketukan bola oleh penjaga base. Setelah dapat mendekati base yang dituju memindahkan berat badan kebelakang dengan menjatuhkan badan bersamaan dengan salah satu kaki dijulurkan kearah base.
Sementara itu dulu yang bisa volimaniak bagikan untuk lebih detailnya kita sambung dilain kesempatan. semoga bisa membantu anda terimakasih.

Teknik Dasar Lompat Tinggi

    Pengertian Lompat Tinggi  adalah salah satu cabang olahraga yang mengandalkan  kekuatan otot kaki dan otot perut. Perlu adanya latihan keras agar kita dapat memperoleh kemampuan untuk melakukan lompatan yang tinggi. Dalam melakukan lompat tinggi ini memerlukan beberapa tahap atau urutan agar memperoleh lompatan yang maksimal.

Ketika ingin melakukan lompat tinggi bukan hanya sekedar melompat saja, tetapi di dalamm melompat tinggi memiliki beberapa gaya.

Ada beberapa yang telah kami rangkum diantaranya sebagai berikut:


1.Awalan yaitu gerakan berlari menuju mistar

2.Tolakan yaitu gerakan kaki kita dalam menumpu pada lantai untuk menaikkan badan

3.Melayang yaitu gaya dan kedudukan badan ketika berada di udara dan di atas mistar

4.Mendarat yaitu jatuhnya badan kita di atas matras
 


Dalam melakukan Lompatan ada beberapa gaya-gaya yang telah kami publikasikan kepada anda yang kesusahan atau pusing tentang cabang atletik Lompat Tinggi

Kami telah merangkumnya sebagai berikut:





Gaya gunting, gaya gunting ini dilakukan oleh seorang pelompat menuju ke palang secara bersudut dan melonjak dengan kaki yang berada di luar dari palang. semasa melepasi palang, pelompat berada dalam keadaan duduk berlunjur.


Gaya timur, gaya timur dilakukan oleh seorang pelompat menuju ke palang secara lurus dari hadapan 90 derajat. saat melonjak, kaki kita bebas diayunkan secara tegak ke hadapan badannya dan pelompat melepasi palang secara mengiring.


Gaya guling barat, pada gaya ini sebenarnya hampir sama pada gay yang diatas yaitu pelompat menuju ke palang secara bersudut 90 derajat, kemudian pelompat melonjak dengan kaki yang lebih dekat dengan palang. Kaki lonjakan berada dalam keadaan bengkok semasa pelompat berguling selari dengan palang untuk melakukan pelepasan.


Gaya pelana, gaya ini sebenarja juga hampir sama dengan gaya guling barat. pelompat menuju ke palang secara bersudut. ketika melepasi palang, maka pelompat memandang ke bawah dan keadaan badannya seolah-olah meniarap diatas palang.

Gaya fosbury flop, gaya ini adala gaya yang populer pada masa saat ini, gaya ini pelompat menuju ke palang dengan membelakangi mistar.


Gaya gunting, gaya gunting ini dilakukan oleh seorang pelompat menuju ke palang secara bersudut dan melonjak dengan kaki yang berada di luar dari palang. semasa melepasi palang, pelompat berada dalam keadaan duduk berlunjur.






Gaya timur, gaya timur dilakukan oleh seorang pelompat menuju ke palang secara lurus dari hadapan 90 derajat. saat melonjak, kaki kita bebas diayunkan secara tegak ke hadapan badannya dan pelompat melepasi palang secara mengiring.


Gaya guling barat, pada gaya ini sebenarnya hampir sama pada gay yang diatas yaitu pelompat menuju ke palang secara bersudut 90 derajat, kemudian pelompat melonjak dengan kaki yang lebih dekat dengan palang. Kaki lonjakan berada dalam keadaan bengkok semasa pelompat berguling selari dengan palang untuk melakukan pelepasan.



Gaya pelana, gaya ini sebenarja juga hampir sama dengan gaya guling barat. pelompat menuju ke palang secara bersudut. ketika melepasi palang, maka pelompat memandang ke bawah dan keadaan badannya seolah-olah meniarap diatas palang.


Gaya fosbury flop, gaya ini adala gaya yang populer pada masa saat ini, gaya ini pelompat menuju ke palang dengan membelakangi mistar.



Teknik Dasar Dalam Melakukan Lompat Jauh.





Tahap awalan ditandai dengan adanya pengubahan posisi badan dari condong ke depan menjadi tegak, yang berikutnya menjadi condong ke belakang dengan titik berat badan agak direndahkan untuk memperoleh pelencangan tungkai tolak dan ayunan kaki ayun yang lebih panjang pada waktu menolak.


Perendahan titik  berat badan dilakukan dengan cara melebarkan langkah dan membengkokkan lutut pada setiap langkah lari irama awalan. Tahap lari irama awalan ini dimulai pada langkah yang kedua atau ketiga sebelum menolak.
Tujuan awalan dalam lompat tinggi antara lain :


menciptakan arah gerak horizontal yang optimal, yang bisa diubah ke dalam kecepatan tolakan vertikal
mempersiapkan diri untuk melakukan tolakan melalui irama awalan
mempersiapkan diri untuk memperoleh sudut lepas landas yang akan menguntungkan dalam melampaui mistar.







Tahap menolak ditandai oleh jejak tumit kaki tolak pada titik tolakan yang jaraknya kira2 80cm. Dari garis di antara kedua tiang mistar. Pada thap ini kecondongan badan ke belakang terlihat jelas, dengan sudut kecondongan tersebut kira-kira antra 100-120 derajat. Tungkai dan tubuh bagian atas garis yang hampir lurus.


Dari posisi itu, selanjutnya telapak kaki tolak membuat gerak guling dari mulai tumit sampai ujung kaki.

Tujuan tolakan dalam lompat tinggi adalah :mengubah arah gerak horizontal ke arah gerak vertikal yang agak curammengembangkan kecepatan menolak pada sudut lintasan titik  berat badan yang optimal memperoleh saat-saat untuk memutar yang diperlukan pada tahap melewati mistar.






 Setelah Melewati Mistar
kemudian menolak, tubuh dan bergerak ke atas dan dan terjadi pengubahan posisi tubuh dari yang hampir vertikal ke posisi horizontal untuk dapat melewati mistar. Sementara itu terjadi putaran pada poros bahu dan panggul sambil bergerak menuju ke arah mistar dengan sikap badan yang agak pasif dan mengendur.
Tujuan melewati mistar dalam lompat tinggi adalah :


membawa titik berat badan sedikit mungkin pada mistar tanpa menyentuh atau menjatuhkannnya.

membawa bagian-bagian dari tubuh melewati mistar dengan nyaman tanpa menyentuh atau menjatuhkannya.
menciptakan kondisi agar pendaratan dapat dilakukan dengan selamat.

Teknik-Teknik Dasar Senam Lantai



PENGERTIAN SENAM LANTAI

Senam lantai pada umumnya disebut floor exercise, tetapi ada juga yang menamakan tumbling. Senam lantai merupakan salah satu rumpun dari senam.
Senam lantai adalah latihan senam yang dilakukan pada matras. Unsur-unsur gerakannya terdiri dari mengguling, melompat, meloncat, berputar di udara,menumpu dengan tangan atau kakiuntuk memperthankan sikap seimbang atau pada saatmeloncaat kedepan atau ke belakang. Bentuk latihannya merupakan gerakan dasardari senam perkakas (alat). Pada dasarnya, bentuk-bentuk katihan bagi putra dan putri adalah sama, hanya unuk putri anyak unsur gerak balet. Jenis senam juga di sebut latihan bebas karena pada waktu melakukan gerakan pesenam tidak mempergunakan suatu peralatan khusus.
TEKNIK  DASAR SENAM LANTAI

1. Guling Depan (Forward Roll)
    Guling depan adalah guling yang dilakukan ke depan. Adapun langkah-langkah untuk  
    melakukan guling ke depan adalah sebagai berikut.
    a. Berdiri tegak, kedua tangan lurus di samping badan.
    b. Angkat kedua tangan ke depan, bungkukkan badan, letakkan kedua telapak tangan di    
        atas  matras.
    c. Siku ke samping, masukkan kepala di antara dua tangan.
    d. Sentuhkan bahu ke matras.
    e. Bergulinglah ke depan.
    f. Lipat kedua lutut, tarik dagu dan lutut ke dada dengan posisi tangan merangkul lutut.
    g. Sikap akhir guling depan adalah jongkok kemudian berdiri tegak.
2. Guling Belakang (Backward Roll)
    Langkah_langkah guling belakang bulat yaitu sebagai berikut.
    a. Jongkok, tekuk kedua siku tangan menghadap ke atas di dekat telinga, dagu dan lutut
         tarik  ke dada.
   b. Guling badan ke belakang hingga bahu menyentuh matras, lutut dan dagu tetap
         mendekat dada, telapak tangan di dekat telinga.

   c. Bahu menyentuh matras, kedua telapak tangan menyentuh matras, gerakkan kaki untuk  
        dijatuhkan ke belakang kepala.
   d. Jatuhkan ujung kaki ke belakang kepala.
   e. Dorong lengan ke atas.
   f. Jongkok dengan lengan lurus ke depan. 
3. Gerakan Lenting
    Beberapa hal yang harus diperhatikan ketika melakukan lenting tengkuk adalah sebagai
berikut:
a. Sikap Awal
Berdiri tegak dengan kedua kaki rapat dan kedua lengan diangkat lurus ke atas. Sambil membungkukkan badan, tetakkan kediua tangan di matras kira-kira satu langkah dari kaki. Setelah itu letakkan tengkuk di antara kedua tangan sambil mengambil sikap guling depan. Kedua kaki dijaga agar tetap lurus.
b. Pelaksanaan
Ketika posisi guling depan tercapai, segeralah mengguling ke depan. Saat tubuh sudah berada di atas kepala, kedua kaki segera dilecutkan lurus ke depan sambil dibantu oleh kedua tangan yang mendorong badan dengan menekan matras. Lecutan ini meyebabkan badan melenting
c. Sikap Akhir
Ketika  kedua kaki segera mendatar. Badan tetap melenting dan kedua lengan tetap terangkat lurus. Akhirnya , berdiri tegak.
4. Sikap Kayang
     Caranya adalah sikap berdiri membelakangi matras dengan kedua kaki agak dibuka dan  
     kedua  tangan diayunkan ke belakang, ke atas secara perlahan hingga kedua telapak
     tangan menempel pada matras. Kemudian secara perlahan berdiri tegak.
5. Sikap Lilin
    Sikap lilin adalah tidur terlentang, dengan dilanjutkan mengangkat kedua kaki lurus ke atas
    (rapat) bersama-sama. Pinggang ditopang oleh kedua tangan, sedangkan pundak teta   
    menempel pada lantai.

·         Senam Menggunakan Alat (Loncat Kangkang/vaulting horse)
Peralatan senam alat yang di gunakan, kuda-kuda pelana, kuda-kuda lompat, gelang-gelang, palang sejajar, palang bertingkat, palang tunggal, dan balok titian, peralatan untuk pria dan wanita berbeda-beda.
1.   Teknik dasar loncat di atas peti lompat adalah sebagai berikut :
a.          Angkat panggul tinggi-tinggi
b.         Pada saat tangan menyentuh peti/ kuda-kudalompat, panggul ditekuk, kaki dibuka
c.          Tolakkkan tangan, angkat dada dan tangan ke atas
d.         Setelah kaki melewati kuda-kuda lompat, luruskan badan [panggul] dan rapatkan
        tungkai sebelum mendarat

2.      Awalan tolakkan dua kaki
a.          Berdiri tegak di atas papan tolakkan/ sebuah garis
b.         Badan condongkan ke depan dan tangan memegang palang/ peti lompat
c.          Lompat 3 kali di tempat dan pada lompatan terakhir angkat panggul tinggi-tinggi
d.         Lakukan seperti latihan di atas, dilanjukan buka tungkai lebar-lebar, kemudian
       mendarat  kembali di papan tolak/ garis
3.      Cara mengambil awalan
a.       Berdiri tegak,sejajar dengan papan tolakan/tumpuan kurang lebih 10-15 m
b.      Apabila terasa sudah siap untuk melakukan lompatan,berlarilah dengan menggunakan(menapak)dengan menggunakan ujung-ujung kaki.
4.      Cara melewati kaki di atas peti
a.       Berdiri tegak diatas papan tolakan atau sebuah garis,dengan didahului awalan empat langkah sampai lima langkah.
b.      Pada saat tangan bertumpu pada peti lompat,badan merupakan satu garis lurus dan membuat sudut antara 20º - 30º dengan garis horizontal.
c.       Setelah badan lurus,cepat tekuk panggul dan buka kaki,bersamaan dengan itu tolakan tangan kuat-kuat pada peti/kuda lompat.
d.      Angkat dada dan lewatkan kedua kaki dari peti
e.       Begitu kaki melewati peti lompat,luruskan badan,dan angkat badan ke depan
5.                  Sikap  mendarat
a.       Mendarat dengan menekukkan lutut dan condongkan badan sedikit ke depan (menekukpanggul)
b.      Akhiri dengan sikap sempurna.
6.      Kesalahan-kesalahan dalam loncat kangkang
a.       Panggul kurang diangkat (tinggi) sehingga tidak berhasil membuat sikap kangkang diatas kuda lompat
b.      Lututnya bengkok
c.       Kepala dan dada tidak terangkat pada saat tangan menyentuh kuda-kuda lompat
d.      Lengan tidak lurus.

Teknik Dasar Tenis Meja

TEKNIK DASAR TENIS MEJA

Tenis Meja adalah salah satu jenis cabang olahraga yang populer di Dunia.Di indonesia olahraga ini sudah tidak asing lagi. Olahraga ini dulunya sering disebut Ping-pong. Permainan ini belum dapat diketahui secara pasti dari mana asalnya,siapa penemunya dan kapan ditemukan. Permainan ini mulai dikenal mulai kenal oleh masyarakat sekitar tahun 1890.kemudian mengalami pasang surut. Baru pada tahun 1920-an, permainan tennis meja mulai berkembang lagi dengan munculnya klub-klub tennis meja di seluruh dunia, terutama di Eropa.Di Indonesia Olahraga ini sudah cukup populer dikalangan masyarakat.Berbagai event sudah banyak digelar baik dilevel perkampungan,regional maupun nasional.Di level nasional olahraga ini selalu dipertandingkan dalam kejuaran multievent sperti PON dan di level provinsi juga dipertandingkan pada PORPROV. Tetapi banyak dikalangan masyarakat banyak yang asal-asalan dalam bermain tenis meja tanpa mengetahui teknik dasar yang benar.
. Dalam bermain tenis meja setiap pemain harus menguasai berbagai jenis pukulan yang ada. Terdapat banyak jenis pukulan dalam permainan ini seperti pukulan Drive,Chop,dan masih banyak lagi. Dalam bermain tenis meja hendaknya mngetahui berbagai pukulan tersebut.Selain berbagai jenis pukulan juga ada teknik block,juga ada teknik servis. Agar permainan baik dan tidak asal-asalan harus menguasai teknik dasar secara keseluruhan.Mulai bagaimana teknik servis, teknik blocking,sampai berbagai jenis pukulan. Semua itu harus dikuasai karena itu adalah suatu kesatuan yang utuh dalam bermaian tenis meja.
Setelah mengetahui teknik dasar yang benar diharapkan pemain dapat bermain dengan baik dan dapat meminimalisir kesalahan-kesalahan yang terjadi dalam bermain tenis meja.Diharapkan dapat meningkatkan dan mengembangkan teknik dan pola yang sudah ada .Dengan latihan yang rutin dan berulang-ulang dapat meningkatkan teknik sehingga lebih sempurna dalam bermain tenis meja.
Tenis Meja adalah salah satu jenis cabang olahraga yang populer di Dunia. Permainan ini belum dapat diketahui secara pasti dari mana asalnya,siapa penemunya dan kapan ditemukan. Permainan ini mulai dikenal mulai kenal oleh masyarakat sekitar tahun 1890. Supaya dapat bermain dengan baik diharapkan pemain harus mengerti dan mengetahui teknik dasar bermain tenis meja tersebut. Ada banyak teknik yang harus dikuasai oleh pemain misalnya pukulan, servis dan sebagainya. Dalam bermain tenis meja hendaknya mengetahui berbagai pukulan. banyak jenis pukulan dalam permainan ini seperti pukulan Drive,Chop,dan masih banyak lagi.
Bagaimana cara bermain tenis meja yang baik?
Apakah anda tahu tentang selogan vini vidi vici? jika inginmenjadi atlit tenis meja yang baik, mari kita pelajari tenis meja yang baik.
Ada banyak teknik yang perlu dikuasai oleh seorang pemain tenis meja, misalnya teknik memegang bet, pengaturan kaki, teknik memukul, teknik blok, teknik servis. 
TEKNIK MEMEGANG BET
Dalam bermain tenis meja terdapat banyak teknik memegang bet.Permaianan tenis meja dipengaruhi oleh teknik memegang bet, oleh karena itu setiap pemain harus menguasai teknik dasar memegang bet. Terdapat beberapa variasi dalam memegang bet. Macam-macam teknik memegang bet antara lain
Shakehand Grip
Shakehand grip adalah cara memegang bet yang sering digunakan oleh banyak pemain.Cara mememang ini sangat efektif untuk bermain bertahan dan menyerang. Dengan shakehand grip ini pemain dapat dengan mudah memukul dengan kuat ke semua sudut meja. Memegang shakehand grip seperti orang melakukan jabat tangan(Sapto Adi dan Mu’arifin,1994:8). Kesalahan dan perbaikan yang sering terjadi dalam belajar grip ini meliputi, pukulan forehand atau backhand terasa tidak stabil. Untuk mengatasi hal ini adalah dengan memutar bagian bet kearah dalam (bila memegang di depan tubuh dengan shakehand grip) akan membuat pukulan lebih stabil, tetapi pukulan forehand kurang stabil. Kemudian putar bagian atas bet ke arah belakang. Bagian dalam ibu jari menyentuh bet mengakibatkan pukulan forehand tidak menentu, dan pukulan back hand menjadi kurang efektif.
Penhold grip
Penholg grip adalah cara memegang bet seprti orang yang memegang pena. Cara memegang ini hanya digunakan pada satu permukaan bet. Seperti yang dijelaskan (Sutarmin,2007:15) Penhold grip atau memegang tangkai bet hanya dapat digunakan untuk satu permukaan bet saja. Cara memegang ini sangat efektif untuk pukulan forehand tetapi kurang efektif untuk pukulan backhand. Cara memegang ini hanya digunakan untuk pemain dengan tipe bertahan. Kelebihan bermain dengan teknik penhold grib adalah mampu memukul backhand dengan cepat, pada waktu servis mudah menggerakkan pergelangan tangan, dan yang paling penting adalah sesuai untuk memukul forehand. Sedangkan kelemahan menggunakan teknik penhold grip adalah kesulitan dalam melakukan pukulan backhand dan tidak efektif dalam permainan bertahan.
Seemiller Grip
Seemiller grip juga disebut dengan American grip, yang merupakan versi dari shakehends grip (Sutarmin,2007:19).Cara memegang ini hampir sama dengan shakehand grip. Bedanya pada seemiller grip Bet bagian atas diputar dari 20 hingga 90 derajat kearah tubuh. Jari telunjuk menempel di sepanjang sisi bet.
Kelebihan gaya seemiller grip adalah mudah melakukan blok, mudah menguasai permainan di tengah meja,Mudah melakukan perubahan sisi bet pada saat permaianan berlangsung, pergelangan tangan mudah digerakkan untuk pukulan forehand. Kelemahan pada gaya seemiller grip adalah kesulitan melakukan pukulan backhand yang jauh dari meja, kesulitan melakukan pukulan sudut, tidak efektif untuk pola bertahan.
  PENGATURAN KAKI
Pengaturan kaki sangat penting dalam bermain tenis meja,tetapi banyak pemain yang tidak menyadarinya. Banyak pemain yang menempatkan posisi kaki di tengah meja sehingga kesulitan saat melakukan blocking. Hal yang harus diperhatikan adalah posisi siku yang memegang bet harus berada di titik tengah antara forehand dan backhand . pemain harus menjaga agar siku berada di dekat bagian tengah meja dan menggerakkan tubuh sedikit ke kiri.. Yang terakhir pemain harus memperhatikan posisi lawan. Posisi kaki sebenarnya hanya ada dua yaitu dari sisi kiri dan dari sisi kanan jika kita tidak memahami langkah yang tepat, maka kita akan kesulitan dalam menempatkan posisi.
Metode gerak kaki yang kita gunakan adalah two-step (Larry Hodges,2002:57).Tipe ini biasanya digunakan oleh pemain dengan tipe menyerang. Cara melakukannya adalah sebagai berikut:


  1. Lutut sedikit ditekuk


  2. Berat badan dibagi secara rata dikedua kaki


  3. Berat badan ditumpukan pada ujung kaki


  4. Bila ingin melangkah ke kiri, kaki kiri digeser kearah kiri dan berat badan dibebankan kearah kaki kiri. Bila perlu melakukan duakali langkah maka caranya sama


  5. Kaki kanan mengikuti kaki kiri, jika ingin melakukan pukulan forehand maka kaki kanan ditarik ke belakang sehingga sama seperti posisi awal melakukan pukulan forehand.
Setelah melakukan pukulan, harus memperhatikan arah bola dan kembali ke posisi awal. Bila ingin bergerak ke kiri dorong dengan kaki kanan. Bila tidak dalam posisi siap, maka harus bergerak ke arah belakang, tetapi jika lawan memukul bola kita jangan bergerak.
  TEKNIK MEMUKUL
Pada dasarnya ada dua teknik memukul dalam tenis meja yaitu forehand dan backhand Pukulan forehand memiliki keunggulan pada kerasnya laju bola sedangkan pukulan backhand akan mempermudah untuk manghadapai pukulan backspin dan topspin. Kedua teknik memukul ini mendasari berbagai jenis pukulan.
Pukulan Forehand
Pukulan forehand dilakukan jika bola berada disebelah kanan tubuh (sabto adi dan mu’arifin, 1994:16).Cara melakukan pukulan ini adalah dengan merendahkan posisi tubuh, Lalu gerakkan tangan yang memegang bet kearah pinggang (bila tidak kidal gerakan kearah kanan), siku membentuk sudut kira-kira 90 derajat.Sekarang tinggal menggerakkan tangan kedapan tanpa merubah siku.
Pukulan backhand
Pukulan backhand dilakukan jika bola berada disebelah kiri badan (Sapto Adi dan Mu’arifin,1994:17). Cara melakukannya pertama rendahkan posisi tubuh lalu gerakkan tangan kearah pinggang sebelah kiri jika tidak kidal, dengan sudut siku sembilan puluh derajat.Gerakkan tangan dan bet kearah depan, jaga siku agar tetap sembilan puluh derajat dan bet tetap lurus.
Jenis-jenis pukulan (stroke)
Banyak jenis pukulan dalam tennis meja yang harus diketahui dalam bermain tennis meja yaitu drive, push, chop, blok, lobbing dan loopping.
Pukulan Drive
Drive merupakan pukulan dengan ayunan panjang sehingga menghasilkan pukulan yang datar dan keras (Sutarmin,2007:36).Tipe pukulan ini keras dan cepat .Cara melakukan forehand drive pertama gerakkan bet kearah depan. Gerakan ini diikuti dengan perputaran badan kearah depan kira-kira badan berputar tiga puluh derajat..
Kesalahan dan cara mengatasi dalam melakukan pukulan forehand drive adalah terjadi perubahan pada posisi bet akibat bergeraknya pergelangan tangan hal ini menyulitkan saat kontak dengan bola. Kuatkan pergelangan tangan saat sikap permulaan, sehingga bet tidak akan mudah berubah posisi. Yang kedua adalah pukulan backhand drive Cara melakukannya pertama siku membentuk sudut sembilan puluh derajat.Pergerakan bet diikuti oleh gerak memutar badan.Usahakan kontak dengan bola saat bet berada didepan badan agak kiri.
Kesalahan yang sering terjadi dalam pukulan drive dan cara mengatasinya adalah gerakan kaki. Untuk mengatasi hal ini adalah dengan memperbanyak latihan backhand.
Pukulan Push (dorongan)
Push adalah pukulan backspin pasif yang dilakukan untuk menghadapi backspin (Larry Hodges,2002:64).Pukulan ini dapat menjaga agar bola tidak melambung terlalu tinggi dari net.Untuk melakukan pukulan forehand push perhatikan agar posisi bet sedikit terbuka Gerakan bet kedepan dan sedikit kebawah.Usahakan bola mengenai bet bagian tengah.Yang kedus adalah cara melakukan backhand push perkenaan blanya sama dengan forehand push bedanya ini menggnakan backhand. Usahakan kontak bola hanya terjadi gesekan tetapi kuat sehingga menghasilkan bola backspin yang sempurna. Usahakan perkenaan bola di kiri mendekati bagian depan tubuh
Pukulan Chop
Chop merupakan pukulan backspin yang bersifat bertahan (Larry Hodges,2002:99). Persiapan dalam melakukan pukulan forehand chop sama untuk melakukan pukulan forehand tapi posisi bet agak terbuka. Gerakkan bet ke depan condong ke bawah. Usahan kontak dengan bola terjadi di depan kanan badan.
Perkenaan bola pada sisi bet depan agak bawah dan perkenaan pada bola pada sisi bawah bola.Sedangkan untuk backhand chop posisi awal sama dengan backhand
tetapi posisi bet terbuka atau sisi depan condong ke atas. Usahakan kontak bola pada bagian sisi bawah bet depan dengan sisi bawah bola.Usahakan perkenaan bola di kiri agak depan tubuh.
  BLOCK
Block adalah cara paling sederhana untuk mengembalikan pukulan yang keras (Larry Hodges,2002:72). Block dilakukan setelah bola memantul dari meja. Hal ini dilakukan untuk membuat lawan tidak dapat melancarkan serangan dengan cepat, karena bola yang di block akan kembali dengan cepat Cara melakukan forehand blok yang pertma gerakkan bet ke depan, posisi bet tertutup (sisi depan bet menghadap ke bawah).Perhatikan arah datangnya bola, segera lakukan block setelah bola memantul dari meja, perkenaan bola dengan bet tepat pada tengah bet.Sedangkan untuk backhand block bet berada disebelah kiri tubuh.Gerakkan bet ke depan jika ingin melakukan blocking, posisi bet tertutup (sisi depan bet menghadap ke bawah).Perhatikan arah datangnya bola, segera lakukan block setelah bola memantul dari meja, perkenan bola dengan bet tepat pada tengah bet.
  TEKNIK SERVIS
Servis yaitu memukul bola untuk menyajikan bola pertama (Sutarmin,2007:17).Ada beberapa teknik servis yaitu servis forehand topspin, servis backhand topspin, servis forehand backspin, servis backhand backspin. Topspin merupakan arah putaran bola (dimana bola berputar searah jarum jam). Backspin merupakan arah putaran bola juga (bola berputar berlawanan jarum jam). Cara melakukan servis
Forehand Topspin
Untuk melakukan forehand topspin pemaian berdiri dengan sikap persiapan di meja bagian kanan dan menghadap sektor kiri meja lawan.Tangan kanan memegang bet berada di kanan badan dengan siku ditekuk sebesar sembilan puluh derajat.Telapak tangan kiri memegang bola.Bola dilambungkan setinggi enam belas senti meter, kemudian dipukul dengan bet.Usahakan pantulan bola tidak begitu tinggi dari net.
Backhand Topspin
Untuk melakukan backhand topspin pemain berdiri di tengah meja dengan sikap persiapan. Tangan kanan memegang bet dengan mendekatkanya ke pinggang sebelah kiri.Telapak tangan kiri memegang bola. Lambungkan bola setinggi enam belas senti meter, pukul dengan bet.Usahakan bola tidak begitu tinggi dari net sehingga pantulan bola di meja lawan tidak begitu tinggi
Backhand Backspin
Untuk melakukan backhand backspin pemain berdiri di tengah meja dengan sikap persiapan.Tangan kanan memegang bet dengan mendekatkanya ke pinggang sebelah kiri..Telapak tangan kiri memegang bola.Lambungkan bola setinggi enam belas senti meter, pukul dengan bet..Untuk melakukan pukulan ini hanya menggesek bagian belakang bola dengan bagian bawah bet. Gerakan bet ke depan condong turun ke bawah..Usahakan bola tidak begitu tinggi dari net sehingga pantulan bola di meja lawan tidak begitu tinggi.